TANA TORAJA, WEEKENDSULSEL - Ratusan pelajar dari dua sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (3/9/2026). Sejumlah siswa mulai mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program MBG yang disalurkan sehari sebelumnya.
Dua sekolah yang siswanya diduga terdampak yakni SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Satap Makale. Para siswa mengalami sejumlah keluhan, di antaranya mual, sesak, dan sakit perut.
Pelajar yang mengalami keluhan kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga Kamis siang, sebanyak 142 siswa dilaporkan menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Kabupaten Tana Toraja, yakni RS Fatima, RS Lakipadada, dan RS Sinar Kasih Toraja.
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa terdiri dari nasi, ayam, sayur, tempe, melon, serta sejumlah makanan lainnya. Makanan tersebut disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batupapan.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, turun langsung meninjau kondisi para siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Dalam kunjungannya, Zadrak memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis untuk menangani para siswa yang mengalami keluhan kesehatan.
"Saya sudah sampaikan kepada semua pimpinan rumah sakit bahwa harus ditangani sesegera dan seoptimal mungkin sesuai dengan SOP yang ada di rumah sakit," ujar Zadrak.
Menurutnya, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan tiga rumah sakit, puskesmas, serta tenaga kesehatan untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan medis secara maksimal.
Hingga Kamis siang, total 142 siswa dari SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Satap Makale masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit tersebut.


